5 Bias yang Menjadikanmu Lemah Saat Bermain Poker Online

5 Bias yang Menjadikanmu Lemah Saat Bermain Poker Online

5 Bias yang Menjadikanmu Lemah Saat Bermain Poker Online

 

5 Bias yang Menjadikanmu Lemah Saat Bermain Poker Online – Tak dapat dipungkiri, sulit sekali menghilangkan bias dalam diri sendiri. Bagi sobat yang belum tahu, bias merupakan prasangka atau perspektif yang belum jelas namun sudah disetujui oleh diri sendiri. Misalnya kamu punya kehilangan uang, namun kamu sudah menuduh temanmu tanpa bukti, itulah yang disebut bias. Nah dalam judi poker online, bias ini juga berlaku dan tentunya mesti dihindari. Bias ini dapat membuat bettor judi poker online terlihat lemah. Karena berpikir tak rasional, bettor judi poker online sering melakukan kesalahan. Nah agar kamu dapat terhindar dari bias ini, berikut kami akan membahas 5 bias yang menjadikanmu lemah saat bermain poker online.

5 Bias yang Menjadikanmu Lemah Saat Bermain Poker Online

  1. Percaya Pada Puncak Permainan

Bias pertama yang membuat bettor judi poker online terlihat lemah yaitu percaya pada puncak permainan. Maksudnya yaitu ketika mendapatkan hand pada babak pre-flop, bettor sudah membayangkan hasilnya akan seperti apa. Misalnya kamu mendapatkan hand King-King, maka muncul di pikiranmu tentang puncak permainan dimana kamu berhasil memenangkan permainan. Inilah yang disebut bias dimana bettor terlalu dini dalam meyakini sesuatu. Salah satu efek dari bias ini yaitu terlalu ngoyo agar bisa mencapai puncak permainan. Alhasil meskipun handnya tidak cukup kuat, ia terus memaksakan permainan sehingga kehilangan banyak sekali chip.

  1. Percaya dengan Hasil di Masa Lalu

Bias lain yang menjadikan bettor lemah saat bermain poker online yaitu percaya dengan hasil di masa lalu. Ketentuan di masa lalu, baik itu kemenangan atau kekalahan, sering dijadikan pijakan. Misalnya pada ronde sebelumnya kamu memenangkan permainan dengan trik slowplaying, akhirnya di ronde berikutnya kamu kembali menerapkan slowplaying, dan hasilnya yaitu kekalahan. Yang paling parah tentunya ketika bettor mengalami kekalahan, sehingga efeknya berpengaruh pada ronde selanjutnya. Baik itu kemenangan maupun kekalahan, pastikan kamu tidak percaya bahwa hal itu merupakan ketentuan yang mesti diterapkan berulang-ulang. Kamu harus lebih objektif, dan hadapi permainan yang sedang berlangsung.

  1. Dapat Mengontrol Permainan

Bias lainnya yang menjadikan bettor lemah saat bermain poker online yaitu merasa biasa mengontrol permainan. Inilah bias yang sering sekali membuat bettor mengalami kekalahan. Bettor percaya dapat mengontrol permainan, padahal dalam judi poker online terdapat faktor-faktor keberuntungan. Meskipun sobat sudah memiliki hand yang bagus, bukan berarti sobat bisa memenangkan permainan. Misalnya sobat punya hand As-As di babak pre-flop, sobat pun percaya dapat mengontrol permainan dengan hand tersebut. Namun ternyata lawan sobat memiliki hand yang lebih kuat sehingga sobat pun terpaksa kalah dengan biaya mahal. Terkait judi poker online, sobat mesti berpikir rasional, realistis, dan tidak berusaha mengontrol permainan.

  1. Percaya dengan Hasil

Bias lainnya yaitu perspektif mengenai hasil permainan. Bettor terbiasa menghubungkan kartu yang dimilikinya dengan hasil yang akan diperoleh. Berbeda dengan poin pertama, ada elemen pesimistis dalam bias satu ini. Misalnya kamu punya hand 3-4, karena sudah membayangkan hasilnya, alhasil kamu pun memilih fold. Padahal belum tentu hasilnya jelek seperti yang dibayangkan. Jadi sebagai bettor judi poker online, sobat mesti berpikir real-time dan progresif. Kamu baru bisa menentukan hasilnya jika kamu percaya pada aksi-aksi yang sedang kamu buat.

  1. Hanya Percaya Dengan Hand Bagus

Bias satu ini lebih sering ditemukan pada bettor judi poker online pemula. Kecendrungan untuk percaya hanya pada hand bagus merupakan salah satu penyebab stagnasi. Iya betul sekali, hand yang bagus itu tidak sering muncul ketika proses judi poker online. Dalam 20 kali kocokan, paling hanya 2 hand bagus yang bisa kamu peroleh.  Jadi pastikan kamu juga percaya pada hand-hand yang tidak terlalu bagus atau cendrung lemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *